Materi belajar / Astronomi
Mengapa Pluto Bukan Planet? Penjelasan Planet Kerdil
Diperbarui · 4 menit baca · Tim SpaceAtlas
Pluto bukan salah satu dari delapan planet utama Tata Surya karena tidak memenuhi seluruh syarat dalam definisi planet yang disepakati IAU pada 2006. Sebutan yang digunakan untuk Pluto adalah planet kerdil. Perubahan ini adalah perubahan klasifikasi, bukan perubahan lintasan atau hilangnya Pluto.
Untuk memahami alasannya, periksa kriteria klasifikasinya satu per satu. Kata “kerdil” tidak sekadar berarti kecil: definisi tersebut juga membedakan kedudukan benda dalam lingkungan orbitnya.
Tiga syarat planet dalam Tata Surya
Definisi IAU untuk planet di Tata Surya memuat tiga syarat. Penjelasan berikut disederhanakan untuk belajar, sementara rumusan resminya tersedia pada bagian sumber.
- Benda tersebut mengorbit Matahari.
- Gravitasinya sendiri cukup kuat sehingga bentuknya mendekati bulat.
- Benda tersebut telah membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya.
Syarat mana yang tidak dipenuhi Pluto?
Pluto mengorbit Matahari dan berbentuk mendekati bulat, tetapi belum membersihkan lingkungan orbitnya. Karena itu, Pluto tidak memenuhi syarat ketiga untuk kategori planet.
Dalam definisi IAU, planet kerdil juga mengorbit Matahari dan mendekati bulat, tetapi belum membersihkan lingkungan orbit, serta bukan satelit. Jadi, planet kerdil adalah kategori yang berbeda, bukan tambahan nomor sembilan dalam urutan delapan planet.
“Membersihkan orbit” bukan berarti lintasan kosong sempurna
Istilah ini tidak berarti sebuah planet harus menghilangkan setiap partikel debu atau asteroid dari lintasannya. Penjelasan NASA menekankan kemampuan sebuah benda menjadi dominan secara gravitasi di sekitar orbitnya.
Karena itu, jangan menyimpulkan bahwa Bumi bukan planet hanya karena ada asteroid atau benda kecil yang bergerak di sekitar wilayah orbitnya. Fokus definisinya adalah dominasi gravitasi, bukan syarat ruang angkasa yang sama sekali kosong.
Apa yang berubah sejak 2006?
Keputusan IAU pada 24 Agustus 2006 menempatkan Pluto pada kategori planet kerdil. Delapan planet yang tetap masuk kategori planet adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Pluto tetap menjadi objek penting untuk dipelajari. Mengubah istilah klasifikasi tidak membuat data, permukaan, orbit, atau pertanyaan ilmiah tentang Pluto menjadi kurang menarik. Dalam SpaceAtlas, Pluto tetap dapat dijelajahi pada bagian planet kerdil.
Latihan membandingkan kategori
Buat tiga kolom berjudul planet, planet kerdil, dan satelit. Gunakan rumusan IAU sebagai panduan, bukan hanya ukuran objek.
- Tuliskan Matahari sebagai pusat orbit untuk planet dan planet kerdil.
- Tandai syarat mendekati bulat yang dimiliki keduanya.
- Lingkari pembeda tentang lingkungan orbit.
- Jelaskan mengapa satelit tidak otomatis masuk kategori planet kerdil.
- Akhiri dengan satu kalimat: Pluto tetap ada, tetapi klasifikasinya adalah planet kerdil.
Pertanyaan umum
Apakah Pluto sudah tidak ada?
Pluto tetap ada dan tetap mengorbit Matahari. Yang berubah pada 2006 adalah penggolongannya menjadi planet kerdil.
Apakah Pluto dikeluarkan hanya karena ukurannya kecil?
Bukan hanya soal ukuran. Dalam definisi IAU, pembeda utamanya adalah Pluto belum membersihkan lingkungan orbitnya.
Apakah definisi ini berlaku untuk semua eksoplanet?
Rumusan IAU 2006 yang dibahas di artikel ini secara khusus menyebut benda yang mengorbit Matahari. Jangan langsung menerapkan seluruh rumusannya pada setiap sistem planet lain tanpa konteks.
Sumber dan verifikasi
Ringkasan ini disusun untuk belajar. Periksa penjelasan asli pada sumber berikut; model dan aktivitas kelas adalah penyederhanaan.